Kumpulan Berita
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat enam perusahaan beraset skala besar berada dalam pipeline (antrean) akan melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia.
OJK membekukan total 2 miliar lembar saham PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) buntut aksi manipulasi saham IPO dan transaksi semu yang diduga dilakukan Mirae Asset.
Kekhawatiran akan hilangnya kendali atas perusahaan masih menjadi tembok besar yang menghalangi banyak pemilik usaha untuk melantai di bursa.
Kebijakan free float 15% tidak hanya berlaku untuk perusahaan yang sudah tercatat saja
Langkah ini dibarengi dengan peluncuran identitas korporasi baru dan penegasan posisi Hypefast, bukan sekadar sebagai brand aggregator
Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan saat ini terdapat tujuh perusahaan mengantre untuk IPO 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap Bank Jakarta bisa mempersiapkan diri untuk melantai di bursa saham agar memperkuat tata kelola dan kepercayaan publik.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakui bahwa jumlah perusahaan yang melantai di bursa melalui skema Initial Public Offering (IPO) sepanjang tahun 2025 tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Meski demikian, otoritas bursa mencatat adanya pertumbuhan signifikan dari sisi nilai pendanaan yang berhasil dihimpun oleh para emiten.