Kumpulan Berita
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth menegaskan militer AS tetap berada dalam kondisi siaga penuh meski Presiden Donald Trump memilih menunda rencana serangan besar terhadap Iran.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa kesepakatan baru dengan Iran sudah hampir tercapai. Ia menyebut perundingan antara kedua pihak dijadwalkan dimulai pada Senin (3/8/2026).
Teheran memperingatkan terhadap tindakan militer AS apa pun, dan menegaskan kembali bahwa mereka bersedia merespons secara tegas terhadap serangan.
Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) memperbarui basis data korban perang, pada Kamis 30 Juli 2026, dengan mencatat tambahan 11 personel militer yang terluka dalam konflik dengan Iran. Dengan pembaruan tersebut, jumlah tentara AS yang mengalami luka kini mencapai 653 orang.
Arab Saudi menegaskan bahwa serangan militer yang baru-baru ini dilakukan di wilayah Irak tidak ditujukan kepada pemerintah maupun rakyat Irak. Operasi tersebut disebut hanya menyasar milisi teroris yang didukung Iran dan bertanggung jawab atas serangan terhadap wilayah Kerajaan.
CENTCOM mengatakan serangan ini menargetkan puluhan fasilitas Garda Revolusi Iran, termasuk pusat komando,
Iran mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sejumlah aset militer Amerika Serikat di Bahrain, Yordania, dan Kuwait sebagai aksi balasan atas serangan terbaru Washington terhadap Teheran.
Iran menyebut usulan itu tidak membahas mengenai sengketa Selat Hormuz.