Kumpulan Berita
Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menyampaikan klarifikasi resmi untuk meluruskan opini publik Internasional, khususnya di Indonesia, terkait perkembangan unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi di Iran dalam beberapa waktu terakhir.
Seorang pejabat Iran mengatakan 2.000 orang telah tewas dalam kerusuhan.
Berdasarkan laporan televisi pemerintah Iran, kelompok itu masuk melalui perbatasan timur Iran dan membawa senjata dan bahan peledak buatan AS.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran terus memantau perkembangan situasi keamanan di Iran serta kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tersebut.
Kelompok hak asasi manusia (HAM) yang berbasis di Amerika Serikat (AS), HRANA, menyatakan hingga Senin 12 Januari 2026 malam telah memverifikasi kematian 646 orang dalam kerusuhan di Iran.
Teheran menuding kerusuhan tersebut didalangi oleh Amerika Serikat dan Israel yang mengakibatkan ratusan orang meninggal.
Berikut perbandingan kekuatan Iran dan Amerika Serikat.
Presiden AS Donald Trump mengatakan tengah mempertimbangkan serangan militer ke Iran.