Kumpulan Berita
Istana melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyambut baik langkah gencatan senjata yang diambil Iran dan Amerika Serikat (AS) selama 2 minggu.
Strategi yang disiapkan meliputi penyusunan rute, identifikasi risiko, navigasi elektronik, serta penyiapan rencana kontijensi.
Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab melaporkan gangguan akibat pencegatan rudal dan drone setelah gencatan senjata.
Pemerintah Indonesia menyambut positif pengumuman Pemerintah Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz bagi pelayaran komersial internasional.
AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua minggu untuk menghentikan sementara perang antara kedua negara.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengumumkan bahwa mereka menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dalam konflik yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat (AS).
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump umumkan gencatan senjata selama dua minggu terhadap Iran. Hal ini menandakan, ancamannya bahwa "seluruh peradaban akan mati malam ini" jika Teheran tidak mematuhi tuntutannya masih belum akan terealisasi.
Serangan dilaporkan terjadi di Teheran dan Qom, menghantam bandara Khorramabad dan Mehrabad.