Kumpulan Berita
Penarikan pasukan ini seiring ucapan Presiden AS, Donald Trump, mempertimbangkan untuk mengambil tindakan terhadap Iran atas tindakan kerasnya terhadap demonstran.
Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menyampaikan klarifikasi resmi untuk meluruskan opini publik Internasional, khususnya di Indonesia, terkait perkembangan unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi di Iran dalam beberapa waktu terakhir.
Seorang pejabat Iran mengatakan 2.000 orang telah tewas dalam kerusuhan.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan Indonesia tidak khawatir terhadap rencana Amerika Serikat (AS) yang akan mengenakan tambahan tarif sebesar 25 persen kepada negara-negara yang melakukan transaksi dengan Iran.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran terus memantau perkembangan situasi keamanan di Iran serta kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tersebut.
Kelompok hak asasi manusia (HAM) yang berbasis di Amerika Serikat (AS), HRANA, menyatakan hingga Senin 12 Januari 2026 malam telah memverifikasi kematian 646 orang dalam kerusuhan di Iran.
WNi di Iran diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan di tengah situasi yang terjadi di negara tersebut.
Berikut perbandingan kekuatan Iran dan Amerika Serikat.