Kumpulan Berita
Korea Selatan menegaskan tidak akan mengerahkan pasukan militer, untuk terlibat dalam perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran.
Ketegangan diplomatik antara Iran dan Swedia meningkat. Iran memerintahkan seorang diplomat Swedia meninggalkan wilayahnya dalam waktu 48 jam, sebagai tindakan balasan setelah Stockholm mengusir seorang pejabat kedutaan Iran.
Ini terjadi sehari setelah Iran berhasil merebut sebuah drone bawah laut AS di Selat Hormuz.
Drone ini disebut mampu beroperasi 10 hari di bawah laut dan mencapai kedalaman 6.000 km.
Bom tersebut menghantam langsung pesta pernikahan dan menewaskan setidaknya lima orang dan melukai hampir 70 lainnya.
Korea Selatan dilaporkan tengah melakukan persiapan untuk mengerahkan pasukan angkatan laut ke Selat Hormuz, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.
Kantor berita Iran melaporkan pangkalan milter AS dhantam dalam serangan tersebut.
Kapal tanker milik Korea Selatan, Senegal Prosperity, juga dilaporkan diserang pada hari yang sama.