Kumpulan Berita
Apa itu holiday heart syndrome yang wajib diwaspadai saat liburan? Sindrom jantung liburan (holiday heart syndrome) adalah kondisi dengan irama jantung abnormal jangka pendek (aritmia).
Kardiomiopati merupakan salah satu penyakit jantung yang kerap dikaitkan dengan kasus kematian mendadak, khususnya saat aktivitas olahraga.
Perut buncit biasanya dialami pria dan dianggap hal yang wajar karena dinilai hanya memengaruhi penampilan. Banyak yang mengaitkannya dengan kebiasaan minum bir atau pola makan yang tidak terkontrol.
Jantung merupakan organ vital yang bekerja tanpa henti memompa darah ke seluruh tubuh. Menjaga kesehatannya sangat penting untuk mencegah penyakit jantung, yang hingga kini masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di berbagai negara.
Akhir tahun identik dengan mulainya musim hujan. Cuaca dingin yang muncul pada musim ini sering dianggap sepele, padahal dapat memberikan tekanan serius pada kesehatan jantung, terutama bagi orang yang memiliki riwayat penyakit jantung.
Diet soda sering dilakukan karena dinilai bebas gula dan kalori. Namun ternyata mengonsumi soda setiap hari bisa mengakibatkan sejumlah risiko kesehatan.
Penyakit jantung, stroke dan kanker hingga alzheimer bisa dihindari dengan pola makan yang tepat. Salah satunya bisa mengadopsi diet Mediterania.
Pakar jantung sekaligus Head of Pulse Day Task Force dan Chairperson of Public Affairs Committee Asia Pacific Heart Rhythm Society (APHRS), Dr. Dicky Armein Hanafy, Sp.JP (K) FIHA, FAsCC, mengingatkan masyarakat mengenai bahaya Atrial Fibrillation (AF) atau fibrilasi atrium. Kondisi gangguan irama jantung ini disebut sebagai salah satu jenis aritmia paling umum yang berdampak besar pada kesehatan global.