Kumpulan Berita
Pihak kepolisian hingga kini belum bisa menyimpulkan penyebab tewasnya satu keluarga di dalam rumah kontrakan di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Polres Metro Jakarta Utara (Jakut) menyatakan, telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus kematian satu keluarga di rumah kontrakan.
Polres Metro Jakarta Utara menyatakan, masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah kontrakan tempat satu keluarga ditemukan meninggal dunia.
Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah satu keluarga yang ditemukan tewas di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dari lokasi tersebut, tim Labfor mengambil sejumlah sampel, salah satunya berupa cairan dalam botol air mineral.
Satu keluarga ditemukan tewas di dalam sebuah rumah kontrakan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi tersebut.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Aji Pradana, menyebutkan bahwa hingga kini pihak kepolisian masih mendalami kasus dugaan keracunan yang dialami satu keluarga di Jalan Warakas VIII, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan satu orang dalam kondisi kritis.
Seorang anak berinisial ASA berusia enam bulan tewas diduga dibanting ayahnya, IS (27), di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
Pramono telah memerintah anak buahnya untuk memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan. Sebab almarhum tutup usia ketika sedang menjalankan tugas.