Kumpulan Berita
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menjadi saksi dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur pada Kamis besok, 5 November 2026. Polisi memastikan akan melakukan pengamanan selama berjalannya persidangan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Wakil Ketua Peradi Bersatu, Lechumanan, sebagai saksi dalam sidang perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan terdakwa Roy Suryo. Dalam persidangan, saksi mengaku pernah bertemu langsung dengan Jokowi.
Sidang perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan terdakwa Roy Suryo memasuki babak pembuktian. Jaksa Penuntut Umum (JPU) pun berencana menghadirkan 120 saksi dan ahli.
Meski demikian, lanjut jaksa, penuntut umum akan memperhatikan untuk menghadirkan seluruh barang bukti yang berkaitan dengan perkara ini.
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menyatakan tidak dapat menerima perlawanan atau eksepsi terdakwa Roy Suryo yang menggunakan putusan praperadilan sebagai dasar untuk membatalkan surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) menjadwalkan sidang putusan sela atas terdakwa Roy Suryo berlangsung pada Senin, 19 Oktober 2026. Jadwal tersebut disampaikan usai sidang dengan agenda tanggapan jaksa penuntut umum (JPU) atas nota pembelaan Roy Suryo.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyinggung pernyataan terdakwa Roy Suryo yang menyebut 99,9 persen ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) palsu. Bagi JPU, pernyataan tersebut harus dibuktikan melalui ruang sidang.
Suasana ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur (PN Jaktim) mendadak gelap saat Roy Suryo menjalani persidangan dalam perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (5/10/2026). Hal itu terjadi lantaran adanya gangguan listrik.