Kumpulan Berita
Pelaksanaan WFH berpotensi hanya menggeser pola perjalanan dari aktivitas kerja ke kegiatan rekreasi
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan kebijakan Work From Anywhere (WFA) terbukti efektif dalam mengurangi kepadatan arus mudik Lebaran 2026.
Pelaksanaan tugas kedinasan bagi pegawai ASN di instansi pemerintah dalam rangka mendukung percepatan transformasi tata kelola penyelenggaraan pemerintahan
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong perusahaan swasta menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) saat arus balik Lebaran 2026.
Menhub memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan berlangsung dalam tiga gelombang, yakni pada 24, 28 dan 29 Maret 2026.
Untuk menghindari penumpukan kendaraan saat arus balik, para pemudik diimbau untuk memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku saat ini Pemerintah tengah membahas wacana penerapan work from anywhere (WFA) sebagai kebijakan untuk menekan konsumsi BBM dalam negeri, di tengah konflik Iran-AS.
Penerapan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja swasta dimulai hari ini, Senin 16 Maret 2026 jelang Lebaran 2026.