Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan belum akan merevisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi defisit APBN hingga 28 Februari 2026 tercatat sebesar Rp135,7 triliun atau setara dengan 0,53 persen.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan belum akan mengubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menyusul masih berfluktuasinya harga minyak dunia.
Purbaya pun melakukan simulasi mendalam untuk menilai dampak konflik tersebut terhadap postur fiskal nasional
Angka defisit ini setara dengan 0,53% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Salah satu opsi yang mengemuka adalah menaikkan batas defisit anggaran dari 3 persen menjadi 4 persen dari Produk Domestik Bruto
Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Januari 2026 mencatatkan defisit sebesar Rp54,6 triliun.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pihaknya belum dilibatkan dalam perumusan kebijakan terkait pembayaran utang pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB/Whoosh) senilai Rp1,2 triliun per tahun, yang rencananya akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).