Kumpulan Berita
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengingatkan adanya risiko besar apabila defisit anggaran negara diperlebar hingga 3 persen.
Pemerintah kerja keras dan putar otak agar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tidak melebar melebihi 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Sensitivitas fiskal Indonesia terhadap harga minyak cukup tinggi karena saat ini Indonesia berstatus sebagai negara net importir minyak.
Prabowo bahkan berharap Indonesia suatu saat dapat menghapus defisit anggaran
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan tantangan berat dalam menjaga postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Adanya rencana perubahan aturan yang diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
Adapun total yang dibayarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp51,5 triliun.
Angka ini setara 22,3 persen dari total target pembiayaan utang dalam APBN 2026 yang dipatok sebesar Rp832,2 triliun.