Kumpulan Berita
Pemerintah berencana membangun fasilitas penyimpanan (storage) baru guna memperkuat cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional. Langkah ini disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan energi Indonesia.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui gudang penyimpanan energi nasional hanya mampu sampai 25 hari. Jumlah ini di bawah standar internasional yang merekomendasikan untuk 3 bulan.
Pemerintah menegaskan bahwa tidak akan ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dalam waktu dekat, meski situasi geopolitik di Timur Tengah memberikan tekanan pada harga minyak mentah dunia.
Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite tidak naik. Harga BBM Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite tidak naik, meski harga minyak dunia meroket imbas perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.
Bahlil Lahadalia mengungkap rencana pemerintah untuk membangun gudang penyimpanan minyak untuk ketahanan energi hingga 3 bulan.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menghitung ulang porsi anggaran subsidi.
Pemerintah mengalihkan impor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM) dari Timur Tengah ke Amerika Serikat (AS).