Kumpulan Berita

Bahlil Lahadalia


Hot Issue
5 March 2026

RI Tambah Kapasitas Storage, Cadangan Minyak Ditargetkan 90 Hari

Pemerintah berencana membangun fasilitas penyimpanan (storage) baru guna memperkuat cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional. Langkah ini disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan energi Indonesia.

Hot Issue
5 March 2026

Akui Stok BBM Indonesia Cuma 25 Hari, Bahlil: Jangan Salahkan Siapa-Siapa!

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui gudang penyimpanan energi nasional hanya mampu sampai 25 hari. Jumlah ini di bawah standar internasional yang merekomendasikan untuk 3 bulan.

Hot Issue
5 March 2026

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi

Pemerintah menegaskan bahwa tidak akan ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dalam waktu dekat, meski situasi geopolitik di Timur Tengah memberikan tekanan pada harga minyak mentah dunia.

Hot Issue
4 March 2026

Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tetap Rp10.000, Stok BBM 21 Hari

Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite tidak naik. Harga BBM Pertalite tetap Rp10.000 per liter.

Hot Issue
4 March 2026

Bahlil Sebut Harga BBM Pertalite Tak Naik meski Harga Minyak Dunia Melonjak

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite tidak naik, meski harga minyak dunia meroket imbas perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.

Hot Issue
3 March 2026

RI Mau Bangun Gudang Penyimpanan BBM untuk Stok 3 Bulan

Bahlil Lahadalia mengungkap rencana pemerintah untuk membangun gudang penyimpanan minyak untuk ketahanan energi hingga 3 bulan.

Hot Issue
3 March 2026

Bahlil Hitung Ulang Anggaran Subsidi Energi Imbas Perang AS-Iran

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menghitung ulang porsi anggaran subsidi.

Hot Issue
3 March 2026

Selat Hormuz Ditutup, Bahlil Alihkan Impor Minyak dari Timur Tengah ke AS

Pemerintah mengalihkan impor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM) dari Timur Tengah ke Amerika Serikat (AS).