Kumpulan Berita

bank indonesia.


Hot Issue
22 December 2025

BI Yakin Kredit Akhir 2025 Tembus 8% meski Pengusaha Masih Wait and See

Optimistis momentum akhir tahun akan mendorong angka tersebut mendekati target yang dicanangkan bank sentral.

Hot Issue
22 December 2025

Uang Beredar di Indonesia Tembus Rp9.891,6 Triliun pada November 2025

Pertumbuhan M2 tercatat sebesar 8,3% secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan Oktober 2025 yang tumbuh 7,7% yoy.

Smart Money
22 December 2025

Viral Roti O Tolak Pembayaran Uang Tunai, BI: Rupiah Tak Boleh Ditolak!

BI buka suara soal viralnya video di media sosial yang memperlihatkan seorang nenek ditolak bertransaksi di gerai toko roti Roti O karena hanya menerima pembayaran QRIS.

Smart Money
18 December 2025

Punya Uang Koin Rp1.000 Kelapa Sawit? Pernah Dihargai Rp100 Juta, Ini Cara Jualnya

Cara menjual uang koin Rp1.000 kelapa sawit. Masyarakat pernah dihebohkan dengan harga jual uang koin Rp1.000 kelapa sawit yang dibanderol hingga Rp100 juta.

Hot Issue
17 December 2025

Dampak Bencana Sumatera Akan Tekan Ekonomi Indonesia, Ini Hitung-hitungan BI

Bank Indonesia memantau secara intensif dampak ekonomi akibat bencana alam yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Hot Issue
17 December 2025

Purbaya Kirim Anak Buah Hadiri RDG Bank Indonesia, Ada Apa?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengirim Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk hadir dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia.

Hot Issue
17 December 2025

BI Disarankan Tahan Suku Bunga 4,75% pada RDG Akhir 2025

BI disarankan mempertahankan suku bunga kebijakan (BI Rate) pada level 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) terakhir di tahun ini

Hot Issue
16 December 2025

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen 

Bank Indonesia (BI) dipredikis akan menahan suku bunga acuannya (BI-rate) di level 4,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang akan berlangsung pada 16??"17 Desember 2025. Meskipun ada peluang pemangkasan, momentum tersebut dinilai masih 50:50, dengan kecenderungan ditahan.