Kumpulan Berita
BI mengumumkan empat paket operasi moneter yang bertujuan untuk penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah. Pengumuman ini seiring dengan langkah BI menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50%.
Bank Indonesia (BI) mengambil langkah untuk memperkuat pertahanan nilai tukar rupiah yang terus didera tekanan eksternal. Melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan yang digelar pada Selasa (9/6/2026), bank sentral resmi mengerek suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) hingga bertengger di level 5,50 persen.
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 tercatat sebesar USD144,9 miliar, lebih rendah dibandingkan posisi pada akhir April 2026 sebesar USD146,2 miliar.
Menjelaskan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang menyentuh level Rp18.000 per dolar AS.
Stabilitas mata uang nasional bukan merupakan target yang dapat dicapai melalui pergerakan individu
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kian melemah ke level Rp18.000 per dolar AS. Kebutuhan dolar AS tinggi.
Bank Indonesia memberlakukan ketentuan batas (threshold) transaksi pembelian valuta asing (valas) terhadap rupiah
Otoritas moneter menegaskan bahwa guncangan terhadap mata uang Garuda dipicu oleh akumulasi faktor eksternal dan kebutuhan musiman di dalam negeri