Kumpulan Berita
Bank Indonesia (BI) mengungkapkan alasan menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate menjadi 5,25 persen demi menjaga nilai tukar Rupiah.
Kenaikan ini merupakan langkah untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah
Strategi de-dolarisasi dinilai efektif dalam meredam dampak rambatan ketidakpastian ekonomi global serta menekan ketergantungan berlebih terhadap mata uang Dolar
Dinamika ini secara langsung dipengaruhi oleh pergerakan posisi utang di sektor publik maupun swasta.
Kebijakan ini menjadi benteng krusial guna menahan tekanan berlebih terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah.
Adapun posisi cadangan devisa tersebut berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
BI membidik perluasan jangkauan kerja sama sistem pembayaran digital berbasis kode respons cepat (QRIS) ke Timor Leste hingga India pada 2026.
Kebijakan pengetatan moneter yang diambil bank sentral merupakan jangkar krusial untuk memitigasi rambatan risiko global