Kumpulan Berita
Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berlaku di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP hari ini, Rabu 25 Maret 2026.
Daftar negara ASEAN yang alami kenaikan harga BBM imbas konflik Timur Tengah. Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) terjadi di berbagai negara Asia Tenggara (ASEAN) imbas perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, harga bahan bakar minyak (BBM) tidak akan naik hingga akhir tahun.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan impor BBM dari Amerika membutuhkan waktu yang lebih panjang ketimbang impor dari Timur Tengah.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Ia memastikan cadangan BBM saat ini cukup untuk sekitar 23 hari sehingga masyarakat tidak perlu melakukan panic buying.
Pemerintah belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam waktu dekat. Penegasan ini menyusul lonjakan harga minyak mentah global akibat ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) M Kholid Syeirazi menyatakan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia saat ini mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu kuatir atau panik karena Pertamina siap menjaga pasokan.
Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN) mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying bahan bakar minyak (BBM) akibat isu potensi gangguan pasokan energi akibat konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.