Kumpulan Berita
Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) diminta menjual hasil produksi minyaknya kepada Pertamina
Pemerintah berencana membangun fasilitas penyimpanan (storage) baru guna memperkuat cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional. Langkah ini disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan energi Indonesia.
Cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia masih cukup untuk 20 hari ke depan. Cadangan BBM ini dibahas di tengah memanasnya konflik Timur Tengah.
Pemerintah menegaskan bahwa tidak akan ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dalam waktu dekat, meski situasi geopolitik di Timur Tengah memberikan tekanan pada harga minyak mentah dunia.
Pemerintah memastikan kesiapan stok pangan dan pasokan energi nasional dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Presiden Prabowo Subianto meminta agar cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dapat ditingkatkan dari 21 hari menjadi tiga bulan.
Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite tidak naik. Harga BBM Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
Kesiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi energi yang biasanya terjadi saat arus mudik, arus balik