Kumpulan Berita

BEI


Market Update
8 January 2026

IHSG Ditutup Melemah ke Level 8.925

Setelah tembus ke 9.000 di awal perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 19,34 poin atau 0,22 persen ke level 8.925,47 pada perdagangan hari ini, Kamis (8/1/2026).

Market Update
7 January 2026

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke Level 8.944

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,13 persen ke level 8.944 pada perdagangan hari ini, Rabu (7/1/2026).

Hot Issue
6 January 2026

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke Level 8.933

Seharian menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 74,42 poin atau 0,84 persen ke level 8.933 pada sesi terakhir perdagangan hari ini Selasa (6/1/2026).

Market Update
5 January 2026

IHSG Ditutup Cetak Rekor ke Level 8.859

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level 8.859 atau menguat 1,27 persen pada penutupan perdagangan, Senin (5/1/2026).

Market Update
4 January 2026

Ditutup Naik ke Level 8.748, Intip Proyeksi IHSG pada Pembukaan Besok

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada akhir perdagangan Jumat (2/1/2026). IHSG melesat 1,17?n berakhir di level 8.748, mencerminkan sentimen positif di pasar saham domestik.

Market Update
4 January 2026

5 Fakta IHSG Diproyeksikan Tembus 10.000, BEI Bidik Top 10 Bursa Dunia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (2/1/2026), dibuka menguat 0,34% ke level 8.676,74

Market Update
2 January 2026

Perketat Aturan Free Float, OJK Rilis Sederet Program Strategis Pasar Modal 2026

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menempatkan pembenahan kualitas emiten sebagai prioritas utama dalam peta jalan pasar modal tahun 2026. Fokus utama otoritas kini tertuju pada penyempurnaan kebijakan saham publik atau free float, termasuk rencana penerapan skema continuous free float guna memastikan likuiditas pasar yang lebih sehat.

Market Update
2 January 2026

Pesan Purbaya Jelang Pergantian Direksi BEI: Harus Berani Berantas Penggoreng Saham

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan kriteria tegas terkait sosok yang diharapkan memimpin Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode mendatang. Hal ini menyusul masa jabatan jajaran Direksi BEI saat ini yang akan segera berakhir di tahun ini.