Kumpulan Berita
Setelah tembus ke 9.000 di awal perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 19,34 poin atau 0,22 persen ke level 8.925,47 pada perdagangan hari ini, Kamis (8/1/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,13 persen ke level 8.944 pada perdagangan hari ini, Rabu (7/1/2026).
Seharian menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 74,42 poin atau 0,84 persen ke level 8.933 pada sesi terakhir perdagangan hari ini Selasa (6/1/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level 8.859 atau menguat 1,27 persen pada penutupan perdagangan, Senin (5/1/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada akhir perdagangan Jumat (2/1/2026). IHSG melesat 1,17?n berakhir di level 8.748, mencerminkan sentimen positif di pasar saham domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (2/1/2026), dibuka menguat 0,34% ke level 8.676,74
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menempatkan pembenahan kualitas emiten sebagai prioritas utama dalam peta jalan pasar modal tahun 2026. Fokus utama otoritas kini tertuju pada penyempurnaan kebijakan saham publik atau free float, termasuk rencana penerapan skema continuous free float guna memastikan likuiditas pasar yang lebih sehat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan kriteria tegas terkait sosok yang diharapkan memimpin Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode mendatang. Hal ini menyusul masa jabatan jajaran Direksi BEI saat ini yang akan segera berakhir di tahun ini.