Kumpulan Berita
Proses pemulihan pascabencana di Aceh terus menunjukkan perkembangan signifikan. Sejauh ini, percepatan rehabilitasi terus dilakukan dan berbagai layanan publik kini hampir sepenuhnya pulih.
Pemerintah memperkirakan program pemulihan pascabencana Sumatera rampung dalam tiga tahun. Diketahui, bencana Sumatera beberapa waktu lalu mengakibatkan ribuan orang meninggal.
Langkah ini diambil agar pemerintah tidak terjebak dalam birokrasi data yang seringkali menghambat aksi nyata di lapangan.
Usai perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, pemulihan di Aceh tetap berjalan intensif. Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) terus mendorong berbagai pekerjaan fisik di lapangan, termasuk melalui program pembersihan lingkungan dengan skema Padat Karya Tunai atau Cash for Work.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengungkapkan, lumpur dan tumpukan kayu masih menjadi kendala utama dalam pemulihan pascabencana di wilayah dataran rendah Sumatera.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memastikan tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda pengungsian pascabanjir di Sumatera Barat. Pemerintah menyatakan fase darurat pengungsian telah berakhir per 24 Maret 2026.
Khusus di Aceh Tamiang, kegiatan pembersihan dipusatkan di Kampung Landuh dengan target penyelesaian selama 14 hari.
Presiden Prabowo Subianto mengirimkan bantuan untuk korban banjir di Bireuen, Aceh. Diketahui, bencana alam di Aceh mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia.