Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara), bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara.
Antusiasme warga terlihat saat bantuan kemanusiaan dari MNC Peduli, iNews Media Group, dan Danone tiba di Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Tiga pekan setelah banjir bandang melanda, bantuan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan sehari-hari.
Kepedulian terhadap warga terdampak banjir bandang di Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, terus mengalir. Tiga pekan pascabencana, MNC Peduli bersama iNews Media Group dan Danone menyalurkan bantuan kemanusiaan guna membantu proses pemulihan masyarakat terdampak.
Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution, menyampaikan bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda wilayahnya menyebabkan kerugian mencapai Rp17,4 triliun. Namun, kebutuhan anggaran untuk pemulihan pascabencana diperkirakan jauh lebih besar, yakni mencapai Rp69,47 triliun.
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meminta penanganan pascabencana banjir dan longsor di wilayahnya difokuskan pada perbaikan sungai dari hulu hingga hilir.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan perkembangan penanganan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh.
Jumlah tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni rusak ringan, rusak sedang, rusak berat, maupun yang hilang atau hanyut.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.