Kumpulan Berita
Pemerintah menerapkan pendekatan padat karya sebagai strategi utama rehabilitasi sektor pertanian pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA menegaskan pelaksanaan program 2026 harus berorientasi pada dampak nyata dan tidak sekadar bersifat administratif.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyatakan ketahanan pangan nasional dalam kondisi aman, termasuk di Provinsi Aceh yang hingga saat ini masih dalam proses pemulihan pasca bencana banjir bandang.
TNI melalui Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda merampungkan pembangunan dua jembatan darurat (Bailey) lagi di Aceh per Jumat 16 Januari 2026.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara), bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara.
Antusiasme warga terlihat saat bantuan kemanusiaan dari MNC Peduli, iNews Media Group, dan Danone tiba di Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Tiga pekan setelah banjir bandang melanda, bantuan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan sehari-hari.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Abidin Fikri, mendesak pemerintah mengambil langkah taktis, cepat, dan terintegrasi dalam melakukan rehabilitasi serta rekonstruksi bagi korban bencana di wilayah Sumatera.
Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution, menyampaikan bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda wilayahnya menyebabkan kerugian mencapai Rp17,4 triliun. Namun, kebutuhan anggaran untuk pemulihan pascabencana diperkirakan jauh lebih besar, yakni mencapai Rp69,47 triliun.