Kumpulan Berita

BI


Hot Issue
7 July 2026

Cadangan Devisa RI Naik Jadi USD145,6 Miliar pada Juni 2026

Cadangan devisa (cadev) tersebut sedikit meningkat dibandingkan posisi pada akhir Mei 2026 yang sebesar USD144,9 miliar.

Hot Issue
3 July 2026

Neraca Dagang Defisit, BI Sebut Migas Jadi Biang Kerok

Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa defisit neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2026 utamanya disebabkan oleh meningkatnya defisit pada sektor minyak dan gas (migas).

Hot Issue
23 June 2026

BI Lapor Uang Beredar Rp10.415,9 Triliun di Mei 2026, Naik 10,8 Persen

Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) mencapai Rp10.415,9 triliun pada Mei 2026.

Hot Issue
21 June 2026

7 Fakta BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 17 dan 18 Juni 2026.

Hot Issue
19 June 2026

BI Rate Jadi 5,75 Persen, Dirut Bank Mandiri Buka Suara soal Bunga Kredit

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyatakan kualitas portofolio kredit perseroan tetap berada dalam kondisi yang sehat dan terkendali. Hal ini menyusul langkah agresif Bank Indonesia (BI) yang baru saja mengerek suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin ke level 5,75 persen.

Hot Issue
19 June 2026

BI Batasi Pembelian Dolar AS Jadi USD10.000 per Orang, Berlaku 1 Juli 2026

Bank Indonesia (BI) membatasi pembelian valas tunai tanpa amunisi underlying menjadi USD10.000 per orang per bulan. Kebijakan ini berlaku 1 Juli 2026.

Smart Money
18 June 2026

BI Perpanjang Keringanan Bayar Tagihan Kartu Kredit hingga Akhir 2026

Bank Indonesia (BI) memperpanjang masa berlaku kebijakan relaksasi kartu kredit di dalam negeri hingga 31 Desember 2026.

Hot Issue
18 June 2026

BI Kembali Pangkas Batas Pembelian Dolar AS Jadi USD10.000 Mulai 1 Juli 2026

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk memotong ambang batas (threshold) pembelian valas tunai menjadi USD10.000 per pelaku per bulan.