Kumpulan Berita

Bi


Hot Issue
31 July 2026

BI Dinilai Hanya Fokus Jaga Rupiah dan Inflasi, Destry: Salah Itu, Kami Tetap Konsen

Menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi merupakan dua sasaran yang dijalankan secara bersamaan.

Market Update
30 July 2026

OJK Akan Perketat Penerbitan Aturan Baru di BEI Pasca BI hingga Danantara Jadi Pemegang Saham

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan masuknya Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sebagai pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) pasca demutualisasi tidak mempengaruhi independensi bursa.

Hot Issue
30 July 2026

3 Nama Muncul Jadi Kandidat Gubernur BI, Siapa Sosok yang Dibutuhkan?

Tiga nama yang banyak diperbincangkan sebagai kandidat Gubernur Bank Indonesia, yakni Destry Damayanti, Thomas Djiwandono, dan Purbaya Yudhi Sadewa

Hot Issue
27 July 2026

Sosok Pengganti Perry Warjiyo, Jaga Independensi Bank Indonesia dan Stabilitas Rupiah

Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru harus mampu menjaga independensi bank sentral sesuai amanat undang-undang.

Hot Issue
27 July 2026

Siapa Pengganti Perry Warjiyo? DPR Tunggu Usulan Prabowo

Hingga saat ini Komisi XI belum menerima penugasan dari Badan Musyawarah (Bamus) DPR untuk melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon Gubernur BI

Hot Issue
27 July 2026

Siapapun Gubernur BI, Rupiah Masih Sulit Menguat

Pergantian Gubernur Bank Indonesia (BI) di tengah tekanan ekonomi global dan domestik menjadi tantangan tersendiri

Hot Issue
22 July 2026

BI Rate Tetap 5,75 Persen, Ini Respons Menko Airlangga

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai baik keputusan Bank Indonesia yang menahan suku bunga acuan atau BI rate di angka 5,75 persen. Keputusan bank sentral ini sejalan atas hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 21-22 Juli 2026.

Hot Issue
22 July 2026

Gubernur BI Ungkap Alasan Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen di Tengah Pelemahan Rupiah

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan alasan dibalik kebijakan menahan suku bunga acuan ditengah tren pelemahan rupiah yang belakangan yang sempat menyentuh level all time high Rp18 ribu pada pekan lalu.