Kumpulan Berita

BI.


Hot Issue
17 March 2026

BI Ubah Ambang Batas Transaksi Valas per April 2026

Bank Indonesia (BI) resmi mengumumkan penyesuaian ambang batas (threshold) transaksi valuta asing (valas) yang akan mulai diberlakukan pada April 2026.

Hot Issue
17 March 2026

Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen

Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 16-17 Maret 2026.

Hot Issue
16 March 2026

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus USD434,7 Miliar di Januari 2026

Bank Indonesia (BI) melaporkan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2026 tetap terjaga

Hot Issue
10 March 2026

Penjualan Eceran Februari 2026 Diprediksi Tumbuh 6,9 Persen, Didorong Ramadhan dan Lebaran

Bank Indonesia (BI) memperkirakan kinerja penjualan eceran pada Februari 2026 akan mengalami peningkatan, baik secara tahunan maupun bulanan.

Hot Issue
6 March 2026

Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD151,9 Miliar per Februari 2026

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 tercatat sebesar USD151,9 miliar, menurun dibandingkan posisi pada akhir Januari 2026 sebesar USD154,6 miliar.

Hot Issue
2 March 2026

Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, BI Siagakan Intervensi di Pasar Spot dan DNDF

Bank Indonesia (BI) menyatakan kesiapannya untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah menyusul meningkatnya sentimen risk-off di pasar keuangan global. Kondisi ini dipicu oleh eskalasi ketegangan militer di Timur Tengah yang mendorong investor beralih ke aset aman (safe haven).

Smart Money
Senin 23 Februari 2026 06:41 WIB

Jadwal Penukaran Uang Baru Diperpanjang, Cek di Sini

Bank Indonesia (BI) meningkatkan jumlah kuota dan memperpanjang jadwal pemesanan penukaran uang baru Rupiah pada tahap kedua 2026.

Hot Issue
Jum'at 20 Februari 2026 18:05 WIB

BI Dinilai Punya Ruang Turunkan Suku Bunga Lagi

Langkah Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 4,75 persen pada Februari 2026 dinilai sebagai strategi "rem dan gas" yang terukur. Head of Macroeconomic & Financial Market Research Permata Bank, Faisal Rachman melihat bahwa BI saat ini tengah memprioritaskan stabilitas nilai tukar Rupiah dalam jangka pendek, namun tetap menjaga nafas pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan makroprudensial.