Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan situasi, dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia dalam periode Kamis (14/5/2026) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (15/5/2026) pukul 07.00 WIB. Dua kejadian terbaru yang dilaporkan yakni angin kencang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya fenomena pergerakan tanah di Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, pada Senin (11/5/2026).
Banjir di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, menyebabkan 3.517 jiwa terdampak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, dua warga meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Banjir yang dipicu hujan lebat melanda Kabupaten Buton Utara, membuat empat desa terdampak, yakni Desa Wacu Laea di Kecamatan Kulisusu, Desa Lamoahi di Kecamatan Kulisusu Utara, Desa Wantulasi di Kecamatan Wakorumba Utara, dan Desa Lapandewa di Kecamatan Kulisusu Barat, pada Jumat 8 Mei 2026.
Tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) gabungan menemukan satu korban erupsi Gunung Dukono pada Sabtu (9/5/2026) pukul 14.30 WIT. Korban berinisial E, warga negara Indonesia (WNI), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 50 meter dari bibir kawah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hujan deras disertai angin kencang menyebabkan banjir di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat 8 Mei 2026.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kini diposisikan sebagai entitas tunggal yang kuat di daerah sebagai badan pelaksana.
Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Selasa 5 Mei 2026 lalu mengakibatkan tanah longsor. Akibatnya, satu orang tewas dan enam lainnya luka-luka.