Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah daerah di Indonesia mulai terdampak bencana hidrometeorologi kering seiring memasuki musim kemarau. Berdasarkan laporan perkembangan situasi dan penanganan bencana periode Jumat (19/6) hingga Sabtu (20/6) pukul 07.00 WIB, kekeringan menjadi fokus penanganan instansi terkait di beberapa wilayah.
Menhut mengatakan bahwa kemampuan Inodnesia dalam menanggulangi Karhutla semakin baik.
Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang kemudian menyebabkan debit air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga.
Sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Barat mulai mengalami kekeringan seiring berlangsungnya musim kemarau. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sedikitnya 1.624 jiwa terdampak di Kabupaten Cilacap, Karawang, dan Bogor.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat masih adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana paling dominan di Indonesia pada periode 11??"12 Juni 2026. Provinsi di Sumatera dan Kalimantan tercatat memiliki titik api aktif yang terus ditangani tim gabungan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi yang akan memasuki musim kemarau.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan, hal tersebut berdampak kepada 11 kepala keluarga dengan 35 jiwa.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana pada periode dua hari terakhir, Rabu hingga Kamis, 27-28 Mei 2026. Sejumlah peristiwa bencana dari dampak cuaca ekstrem yang ditandai dengan intensitas curah hujan rendah, hingga tinggi dan dapat disertai petir serta angin kencang akibat fenomena peralihan musim kemarau terjadi di sebagian wilayah Jawa Barat dan Kalimantan Selatan.