Kumpulan Berita
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bukit Tengkorak, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Senin (14/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan penanganan karhutla berjalan secara terpadu.
Karhutla terpantau di kawasan Gunung Bromo, Semeru, Argopuro, dan Kawinajang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Utara (Kaltara). Total luas lahan yang terbakar dalam tiga kejadian tersebut mencapai sedikitnya 37,84 hektare.
Probabilitas terjadinya letusan Gunung Anak Krakatau dalam beberapa periode waktu selanjutnya dinilai masih tinggi.
Operasi pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda terus dioptimalkan tim SAR gabungan. Delapan orang tersebut terdiri atas lima jurnalis, dua awak kapal, dan satu pemandu.
BNPB mengungkapkan bahwa penanganan karhutla di berbagai daerah terus nerjalan secara optimal.
Pewarta Foto Indonesia (PFI) meminta Tim Search and Rescue (SAR) gabungan, memperluas pencarian lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda. PFI berharap penyisiran tidak hanya dilakukan di laut, tetapi juga mencakup pulau-pulau di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK).
Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah punya alokasi anggaran sebesar Rp5,7 triliun untuk BNPB pada tahun ini.