Kumpulan Berita
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat tiga wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat, dikepung banjir. Akibatnya, satu warga meninggal dunia dan lebih dari 2.000 kepala keluarga (KK) terdampak.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana di Tanah Air untuk periode 23-24 Februari 2026.
Lebih dari 1.500 jiwa terdampak bencana banjir yang terjadi di Lombok Barat dan Bima.
Program gentengisasi akan membuat anggaran pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di wilayah Sumatera bisa naik.
Selain itu, warga yang rumahnya rusak akan dibuatkan hunian sementara (huntara) hingga hunian tetap (huntap).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pencairan dana siap pakai (DSP) senilai Rp 4,63 triliun bagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah terealisasi. Kucuran anggaran untuk kepentingan penanggulangan bencana tersebut direalisasikan pada 6 Februari 2026.
Banjir menerjang Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Jumlah warga terdampak banjir meningkat menjadi 9.000 kepala keluarga (KK) akibat meluasnya genangan dari wilayah hulu ke hilir.
Banjir melanda 34 desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Senin (16/2/2026). Peristiwa ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi sejak Minggu (15/2/2026) malam hingga Senin pagi.