Kumpulan Berita
Fase erupsi menerus Gunung Anak Krakatau selama sekitar 25 jam telah berakhir. Meski aktivitas vulkanik menurun, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut diminta tetap waspada, dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi lima bandar udara telah membuka kembali operasional penerbangan setelah pengujian paper test menunjukkan hasil negatif abu vulkanik.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan erupsi Gunung Anak Krakatau telah mengalami penurunan, meski dampak abu vulkanik masih mengganggu sejumlah penerbangan. Beberapa bandara di Jakarta, Tangerang, hingga Lampung terpaksa ditutup sementara akibat dampak sebaran abu vulkanik.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto menyebut kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 458 hektare. Saat ini, tim di lapangan masih berupaya melakukan pemadaman.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan hingga saat ini belum ada daerah yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang menetapkan status kedaruratan kebencanaan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengubah rencana penerbangan pesawat yang akan digunakan untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari Lapangan Terbang Pondok Cabe, Tangerang Selatan, ke Bandar Udara (Bandara) yang tidak ditutup imbas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Modfkasi cuaca ini dharapkan menurunkan hujan untuk meluruhkan sebaran debu vulkanik.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoptimalkan dukungan analisis cuaca dan pemantauan dinamika atmosfer untuk menyukseskan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), dalam rangka penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat.