Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 42 kejadian bencana terjadi di Indonesia dalam sepekan terakhir, terhitung sejak 14 hingga 20 Juli 2025. Mayoritas kejadian didominasi oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Banjir merendam permukiman warga di Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, pada Selasa (15/7) malam, akibat hujan deras yang menyebabkan sungai meluap. Ketinggian air mencapai 60 hingga 100 sentimeter.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana berdampak signifikan di Indonesia.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang telah memasuki hari keempat pada Kamis 10 Juli 2025.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengungkap, hujan dengan intensitas ekstrem di Puncak, Bogor dan sangat lebat di Jakarta menjadi pemicu banjir, yang melanda di sejumlah wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang hingga Bekasi (Jabotabek).
Banjir menerjang beberapa titik di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Banjir itu disebabkan intensitas hujan deras yang mengguyur sejak sore tadi.
Berdasarkan data laporan bencana dari BPBD di wilayah Indonesia periode Kamis, 3 Juli 2025 pukul 07.00 WIB sampai Jumat (4/7) pukul 07.00 WIB, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mendominasi laporan tentang kebencanaan.
BNPB meminta masyarakat waspada dan siap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem sepanjang Juli 2025.