Kumpulan Berita
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan bahwa menjelang akhir pekan terakhir Juli 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Kepala BNPB, Suharyanto, menyatakan Indonesia belum memerlukan bantuan negara lain dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di tiga provinsi yaitu Riau, Sumatera Barat, dan Kalimantan Barat.
BNPB mengatakan 16 orang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau sepanjang 2025.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 42 kejadian bencana terjadi di Indonesia dalam sepekan terakhir, terhitung sejak 14 hingga 20 Juli 2025. Mayoritas kejadian didominasi oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Banjir merendam permukiman warga di Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, pada Selasa (15/7) malam, akibat hujan deras yang menyebabkan sungai meluap. Ketinggian air mencapai 60 hingga 100 sentimeter.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan sebanyak 23 rumah tercatat rusak berat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang telah memasuki hari keempat pada Kamis 10 Juli 2025.