Kumpulan Berita
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut terdapat enam perusahaan beraset skala besar berada dalam pipeline (antrean) akan melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat enam perusahaan beraset skala besar berada dalam pipeline (antrean) akan melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia.
Rencana percepatan proses demutualisasi saat ini tengah digulirkan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai wujud komitmen mereka dalam memantapkan sistem tata kelola sekaligus mendongkrak daya saing di kancah internasional.
Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara terkait temuan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri soal dugaan manipulasi proses penawaran umum perdana atau IPO PT Multi Makmur Lemindo (MML) Tbk (PIPA) oleh Shinhan Sekuritas.
Jeffrey Hendrik resmi ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggantikan Iman Rachman yang sebelumnya telah mengundurkan diri.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama sekaligus Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik memaparkan langkah-langkah konkret bursa dalam melakukan pendalaman pasar (market deepening) guna menarik minat investor global. Fokus utama BEI saat ini adalah meningkatkan transparansi data kepemilikan saham agar setara dengan standar bursa-bursa maju di dunia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana pertemuan krusial antara otoritas pasar modal Indonesia dengan lembaga indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI). Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin (2/2/2026) guna merespons laporan terkait regulasi dan transparansi pasar saham Indonesia yang tengah menjadi sorotan dunia.
Pemerintah tengah menyiapkan aturan terkait demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Targetnya aturan tersebut akan rampung pada kuartal I 2026.