Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan kriteria tegas terkait sosok yang diharapkan memimpin Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode mendatang. Hal ini menyusul masa jabatan jajaran Direksi BEI saat ini yang akan segera berakhir di tahun ini.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman secara resmi memaparkan arah strategis pasar modal Indonesia untuk lima tahun ke depan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakui bahwa jumlah perusahaan yang melantai di bursa melalui skema Initial Public Offering (IPO) sepanjang tahun 2025 tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Meski demikian, otoritas bursa mencatat adanya pertumbuhan signifikan dari sisi nilai pendanaan yang berhasil dihimpun oleh para emiten.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis penghimpunan dana di pasar modal akan meningkat di tahun 2026 mendatang. Hal itu seiring dengan prospek pertumbuhan ekonomi domestik yang tetap positif, stabilitas makroekonomi, serta membaiknya likuiditas di sistem keuangan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan sejumlah alasan turunnya jumlah perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di sepanjang 2025.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mampu menembus level 9.000 di akhir tahun 2025.
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-37 dengan capaian positif bagi pasar modal nasional. Tepat pada momentum perayaan tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 22 persen sejak awal tahun dan ditutup di zona hijau pada Jumat (12/12/2025).
Sejumlah saham melaporkan penguatan signifikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode perdagangan 17-21 November 2025.