Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mampu menembus level 9.000 di akhir tahun 2025.
Perayaan Natal Bersama Pasar Modal Tahun 2025 tidak hanya menjadi momen spiritual bagi umat Kristiani, tapi juga refleksi atas ketahanan pasar modal Indonesia di tengah tekanan ekonomi dan geopolitik global.
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-37 dengan capaian positif bagi pasar modal nasional. Tepat pada momentum perayaan tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 22 persen sejak awal tahun dan ditutup di zona hijau pada Jumat (12/12/2025).
Tiga perusahaan dipastikan masih berpeluang masuk dalam pipeline pencatat saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum tutup 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 76,62 poin atau 0,93 persen ke level 8.318 pada sesi terakhir perdagangan Rabu (5/11/2025).
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sepuluh saham dengan penurunan terbesar pada perdagangan pekan ini, 27-31 Oktober 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang melanjutkan tren penguatan dan menguji level 8.400 pekan ini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan 10 saham dengan penurunan harga terdalam selama periode 20??"24 Oktober 2025.