Kumpulan Berita
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sepuluh saham dengan penurunan terbesar pada perdagangan pekan ini, 27-31 Oktober 2025.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat deretan saham penghuni top gainers pada periode perdagangan 27-31 Oktober 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang melanjutkan tren penguatan dan menguji level 8.400 pekan ini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat deretan saham dengan kenaikan harga tertinggi selama periode 20??"24 Oktober 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ke zona merah pada sesi terakhir perdagangan dengan turun 160,68 poin atau 1,95 persen ke 8.066 pada hari ini, Selasa (14/10/2025). Hal ini usai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit sebesar Rp371,5 triliun atau setara dengan 1,56 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 30 September 2025
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada sesi pertama Selasa (30/9/2025). Aksi jual investor terhadap saham-saham big cap membawa IHSG turun 0,33 persen ke 8.096.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan transparansi dalam penggunaan dana hasil penawaran umum sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self Regulatory Organization (SRO) lain, yaitu Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), resmi membuka rangkaian Public Expose Live 2025.