Kumpulan Berita
Nasib klasifikasi bursa saham Indonesia akan ditentukan dalam pengumuman mendatang
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengatakan pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang mencalonkan diri sebagai dewan Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan hingga pertengahan April, otoritas bursa melaporkan belasan perusahaan tengah bersiap melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini diprediksi masih akan bergerak dalam zona merah seiring dengan adanya penyesuaian komposisi kepemilikan saham yang tinggi sesuai metodologi MSCI. Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dengan rentang Support 6.700 dan Resistance 7.250.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) berencana melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan akan melepas sebanyak 1,8 miliar saham atau setara 20,75?ri total modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan kisaran harga Rp150 hingga Rp170 per saham.
IHSG menutup perdagangan akhir pekan di zona merah setelah melemah 0,94 persen ke level 7.097 pada Jumat (27/3/2026). Pergerakan indeks masih dibayangi tekanan jual yang cukup dominan di pasar saham domestik.
Aturan mengenai Papan Pemantauan Khusus atau Full Call Auction (FCA) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal segera ditinjau ulang oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Wacana peninjauan ulang ini, menyusul adanya atensi Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, yang mempertanyakan efektivitas papan pemantauan khusus di BEI tersebut.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menekankan penguatan kapasitas investor menjadi penting dilakukan demi memastikan keputusan investasi berdasarkan hal terukur. Penguatan kapasitas investor semacam ini lazim dilakoni oleh otoritas bursa di negara lain.