Kumpulan Berita
Pemerintah telah mengendus adanya selisih (gap) pencatatan data perdagangan yang cukup fantastis antara Indonesia dengan sejumlah negara mitra dagang utama dunia. Nilai perbedaan komparasi data ekspor-impor tersebut ditaksir menembus angka puluhan miliar dolar Amerika Serikat (AS).
Danantara Indonesia menyatakan peran strategis PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) yang dibentuk untuk memperkuat sistem perdagangan ekspor-impor nasional sekaligus mendukung pengelolaan devisa negara.
Pembentukan badan agregator ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dinilai sebagai lompatan strategis yang sangat relevan untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah ini diproyeksikan mampu menyumbat celah kebocoran nilai ekspor, mengoptimalkan tata kelola Devisa Hasil Ekspor (DHE), sekaligus mempertebal otot Rupiah dari guncangan ketidakpastian global.
Pemerintah memperketat tata kelola ekspor batu bara, minyak sawit dan ferro alloy melalui pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus ekspor.
Untuk sementara, ada tiga komoditas yang akan dibeli oleh PT DSI, yakni batu bara, CPO, dan ferroalloy.
Danantara Indonesia mengungkap peran strategis PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) yang dibentuk untuk memperkuat sistem perdagangan ekspor-impor nasional
Investasi di pasar modal Indonesia masih menjanjikan untuk jangka panjang di tengah tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan
Di tengah tren pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan sejumlah tokoh penting nasional pada Selasa pagi (19/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.