Kumpulan Berita
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia Januari-Agustus 2025 mengalami surplus USD29,14 miliar.
Menteri Keuangan Purbaya mengungkap surplus neraca dagang Indonesia selama lima tahun terakhir, mencapai USD29 miliar hingga Agustus 2025, didorong ekspor yang kuat dan impor terkendali. Kinerja ini berdampak positif pada rupiah dan kepercayaan investor.
Indonesia akan terus memperluas pasar produk ke Timor Leste. Saat ini Indonesia dan Timor Leste memiliki hubungan yang terus berkembang secara signifikan, terlebih di bidang perdagangan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia sebesar USD4,17 miliar pada Juli 2025.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia mencapai USD24,75 miliar pada Juli 2025.
Ketua IBC, Arsjad Rasjid menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang diiringi pemerataan kesejahteraan untuk mencapai visi Indonesia Maju. Pertumbuhan 8% harus inklusif dan dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Penguatan ekspor juga krusial.
Industri nonmigas tumbuh 5,6% di Kuartal II 2025, menyerap 19,6 juta tenaga kerja. Investasi mencapai Rp366,6 triliun. Ekspor nonmigas berkontribusi 79,46?ri total ekspor nasional, mencapai USD107,4 miliar. Industrialisasi bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menteri Investasi Rosan Roeslani menyatakan dari 65 juta UMKM di Indonesia, hanya 16% yang ekspor. UMKM menyerap 97% tenaga kerja dan berkontribusi 61% pada PDB. Pemerintah berupaya memperkuat ekosistem UMKM agar naik kelas dan berkontribusi lebih besar.