Kumpulan Berita
Konsumsi gula berlebihan dapat berkontribusi terhadap obesitas dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, penyakit Alzheimer, depresi, dan bahkan beberapa jenis kanker.
Jaga kadar gula darah tetap stabil bukan hanya penting bagi penderita diabetes, tapi juga untuk siapa saja yang ingin memiliki energi yang konsisten sepanjang hari dan menghindari rasa lelah atau lapar berlebihan.
Gula dan lemak memang kerap kali menjadi stigma negatif untuk sebagian orang yang ingin menerapkan pola hidup sehat, kedua kandungan makanan ini sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh.
Makanan manis sering kali menjadi asupan favorit ketika kita berada dalam tekanan atau merasa stres. Namun, satu hal yang perlu kita lakukan adalah mengetahui kandungan indeks glikemik dari makanan yang kita konsumsi.
Apakah kamu pernah mendengar monk fruit? Ternyata buah ini memiliki fungsi untuk menggantikan gula meja sebagai pemanis alami yang lebih sehat dan rendah kalori.
Studi terbaru Maternal & Child Nutrition mengungkap bahwa sebagian besar produk makanan bayi di negara-negara berpenghasilan tinggi justru tinggi gula, rendah tekstur, dan tidak sesuai dengan panduan kesehatan masyarakat.
Jika Anda pernah berpikir untuk berhenti mengonsumsi gula dan membayangkan hidup tanpa kue, biskuit, atau teh manis favorit, Anda tidak sendirian.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan produksi gula naik hingga 10 ton per hektare (ha)