Kumpulan Berita
Pengadilan Negeri Jakarta Timur menunda sidang pembacaan dakwaan terhadap Dokter Tifauzia Tyassuma dalam kasus ijazah mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).
Dokter Tifauzia Tyassuma memastikan bakal tetap menghadiri sidang praperadilan terkait sah atau tidaknya, penghentian penuntutan dalam kasus ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).
Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi langkah praperadilan dokter Tifauzia Tyassuma (Tifa), dan Roy Suryo dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu. Keduanya diharapkan mengikuti persidangan hingga pokok perkara untuk membuktikan apakah ijazah Jokowi asli atau palsu.
Hakim tunggal praperadilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Sulistyo Muhammad Dwi Putro, menegaskan, penyelesaian perkara praperadilan yang diajukan Dokter Tifauzia Tyassuma terkait sah atau tidaknya penghentian penuntutan berlangsung tanpa transaksional, suap, maupun gratifikasi.
Pakar Telematika Roy Suryo turut hadir di PN Jakarta Selatan untuk memberikan dukungan kepada dokter Tifauzia Tyassuma yang bakal menjalani sidang praperadilan sah atau tidaknya penghentian penuntutan kasus ijazah mantan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi pada Rabu (12/8/2026).
Tersangka pencemaran nama baik dan fitnah ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, menampilkan ijazah terlegalisir suami Iriana itu pada 2005 dan 2010. Roy menyebut legalisir ijazah yang digunakan untuk pencalonan Wali Kota Solo itu sama persis.
Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa bakal menjalani sidang perdana gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan hari ini, Rabu (12/8/2026). Dokter Tifa mengajukan gugatan terkait sah atau tidaknya penghentian penuntutan terkait kasus tudingan ijazah palsu mantan Presiden, Joko Widodo (Jokowi).
Sementara itu, Firman juga menyoroti adanya gugatan praperadilan yang diajukan Roy Suryo. Menurutnya, pihak Roy Suryo ingin membuktikan di pokok perkara, namun mengajukan praperadilan.