Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menetapkan bea masuk antidumping (BMAD) atas impor kertas karton dupleks dari Korea Selatan, Malaysia dan Taiwan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus USD89,1 juta pada April 2026. Indonesia mengalami surplus neraca dagang selama 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor mencapai USD25,21 miliar pada April 2026 atau naik 22,49 persen dibandingkan April tahun lalu.
Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang masa pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) atau tarif safeguard terhadap impor produk tirai, gorden.
Capaian ini menandai rekor dengan Indonesia mengalami surplus selama 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Capaian ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,51 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono menyebutkan bahwa penerapan B50 berpotensi memangkas devisa negara hingga Rp190 triliun.
Pemerintah tidak akan lagi melakukan impor solar pada Juli 2026. Hal ini seiring pengembangan bioetanol (E20) dan biodiesel 50 persen atau B50.