Kumpulan Berita
Kemendag menerbitkan aturan baru yang mengatur impor sejumlah komoditas pertanian guna mendukung program swasembada pangan.
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono menyebutkan bahwa penerapan B50 berpotensi memangkas devisa negara hingga Rp190 triliun.
Pemerintah tidak akan lagi melakukan impor solar pada Juli 2026. Hal ini seiring pengembangan bioetanol (E20) dan biodiesel 50 persen atau B50.
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan ada isu kelangkaan bahan baku di tengah perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. Kebijakan pemerintah lantas dinanti kalangan pengusaha guna memastikan produksi terus berlanjut.
Pemerintah menargetkan swasembada aspal nasional dengan menekan ketergantungan terhadap produk impor, seiring meningkatnya risiko global yang memengaruhi harga energi dan biaya pembangunan infrastruktur.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2026 surplus USD1,27 miliar, dengan rincian ekspor USD22,17 miliar dan impor USD20,89 miliar.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor pada bulan Februari tercatat mencapai USD22,17 miliar, mengalami kenaikan sebesar 1,01 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja nilai ekspor Indonesia USD22,17 miliar pada Februari 2026. Angka ekspor ini naik tipis 1,01 persen.