Kumpulan Berita
Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah terus mengawal penyelesaian proses kesepakatan tarif resiprokal dengan Amerika Serikat (AS).
Airlangga Hartarto membantah tegas laporan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang memasukkan Indonesia ke dalam daftar jaringan pengalihan barang.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan kembali mencatatkan defisit sebesar USD450 juta pada Juni 2026.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia di Juni 2026 mencapai USD25,46 miliar.
Penyebab utama defisit ini ditengarai berasal dari laju pertumbuhan impor yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekspor nasional.
Banjirnya bahan baku plastik impor asal China yang diduga dumping mulai menekan industri petrokimia nasional. Pabrik mengurangi jam kerja.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan melakukan impor beras konsumsi karena stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan melimpah.
Pemerintah telah memiliki kontrak jangka panjang untuk pengadaan minyak guna pemenuhan kebutuhan dalam negeri dari negara-negara selain Timur Tengah