Kumpulan Berita
Qatar mengumumkan pembicaraan tidak langsung antara delegasi Amerika Serikat (AS) dan Iran, di Doha menghasilkan kemajuan positif terkait sejumlah isu yang berkaitan dengan nota kesepahaman yang baru-baru ini disepakati.
Iran dan AS telah bertukar serangan menyusul dihantamnya kapal tanker berbendera Singapura pada Kamis, 25 Juni.
Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, H.E. Mohammad Boroujerdi menyampaikan, Iran tak ingin merugikan perekonomian dunia. Ia menyatakan, Iran pun ingin mewujudkan perdamaian di Dunia. Untuk itu, ia berharap, perjanjian damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) bisa mewujudkan perdamaian yang permanen di kawasan.
Pembicaraan ini sempat tertunda dari yang dijadwalkan sebelumnya pada Jumat, 19 Juni.
Perjanjian ini membuka jalan untuk negosiasi yang lebih luas yang akan dimulai pada Jumat, 19 Juni 2026.
Kesepakatan Iran dan AS secara formal dijadwalkan ditandatangani pada 19 Juni 2026.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu), menyambut baik tercapainya kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat (AS), yang dinilai menjadi langkah positif menuju penyelesaian konflik secara damai.
Kesepakatan damai AS dan Iran akan secara resmi ditandatangani pada 19 Juni di Swiss.