Kumpulan Berita
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi, perang dengan Iran baru akan berakhir setelah pemilihan umum paruh waktu (midterm election) AS, pada November mendatang.
Awalnya, polisi menerima laporan mengenai perkelahian kecil yang melibatkan para tentara AS di dekat Walking Street, kawasan hiburan malam populer di Pattaya.
Amerika Serikat (AS) memasuki apa yang disebut sebagai "hari-H ekonomi" terhadap Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan, Washington akan menerapkan langkah-langkah keuangan besar-besaran untuk memutus jalur ekonomi vital Teheran dan memperdalam isolasi terhadap Iran.
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengajukan tuntutan baru dalam upaya mencapai kesepakatan damai dengan Iran. Trump ingin Teheran membayar kompensasi atas serangan yang disebutnya telah menewaskan atau melukai warga Amerika selama beberapa dekade.
Dalam infografis yang dibagikan, Iran menegaskan tiga hal berkaitan dengan program nuklir di negaranya.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth menegaskan militer AS tetap berada dalam kondisi siaga penuh meski Presiden Donald Trump memilih menunda rencana serangan besar terhadap Iran.
Teheran memperingatkan terhadap tindakan militer AS apa pun, dan menegaskan kembali bahwa mereka bersedia merespons secara tegas terhadap serangan.
Otoritas Iran telah menjanjikan pembalasan jika militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap infrastruktur energi vital, di tengah terus berlangsungnya serangan militer di kawasan tersebut.