Kumpulan Berita
Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dalam fase awal konflik, dilaporkan melibatkan lebih dari 3.000 amunisi dan sistem pencegat berpemandu presisi hanya dalam waktu 36 jam pertama.
Saat ini ada dua nama yang disebut sebagai calon Pemimpin Tertinggi Iran berikutnya.
Perang pecah di Timur Tengah. Israel bersama Amerika Serikat melancarkan serangan masif dan brutal terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Laporan awal menunjukkan serangan yang telah berjalan seminggu lebih itu kini telah menewaskan ratusan nyawa.
Sirene darurat meraung-raung di Tel Aviv saat gelombang serangan rudal Iran menghujani Israel. Gelap malam langit Negeri Zionis itu seketika pecah cahaya dari ledakan-ledakan misil Iron Dome yang mencoba mencegat.
Peristiwa ini terjadi dengan latar belakang konflik Iran vs Israel??"AS sejak 2024??"2025 yang meningkat ketegangannya karena beberapa faktor strategis, antara lain program nuklir Iran
China dilaporkan kemungkinan akan memberikan dukungan keuangan, suku cadang pengganti, dan komponen terkait rudal kepada Iran.
- Para Menteri Luar Negeri (Menlu) negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengecam keras serangan Iran ke negara-negara Teluk. Mereka mengingatkan Iran untuk menghormati hukum internasional dan hukum humaniter internasional.
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), mengkritisi niat awal keberadaan Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan realitas terkini usai AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran.