Kumpulan Berita
Rekaman video yang dibagikan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memicu gelombang kecaman internasional. Video tersebut memperlihatkan para aktivis dari konvoi bantuan kemanusiaan menuju Gaza diikat tangannya dan dipaksa menempelkan dahi ke tanah oleh penjaga bersenjata Israel.
Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) akan melakukan pertemuan dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, pada Kamis (21/5/2026). Pertemuan tersebut untuk mendorong pembebasan WNI dalam misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina, yang ditangkap oleh pasukan Israel.
Viral video yang memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap relawan Global Sumud Flotilla (GSF) yang ditahan tentara Israel.
Israel telah menewaskan hampir 3.000 orang sejak melancarkan serangan besar-besaran ke Lebanon pada Maret.
Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono mengungkapkan, kondisi 9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh militer Israel. Diketahui, 9 orang WNI tersebut tengah mengikuti misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina lewat Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.
Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), dan mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 dilaporkan telah ditangkap otoritas Israel.
Kedutaan Besar (Kedubes) Palestina untuk Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel terhadap para peserta Global Sumud Flotilla (GSF) yang tengah menjalani misi kemanusiaan ke Gaza.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkapkan lima warga negara Indonesia (WNI) ditangkap militer Israel di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur dari sembilan WNI yang ikut berlayar. Sementara empat lainnnya tetap melanjutkan pelayaran membawa bantuan menuju Gaza, Palestina.