Kumpulan Berita
Israel telah menewaskan hampir 3.000 orang sejak melancarkan serangan besar-besaran ke Lebanon pada Maret.
Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono mengungkapkan, kondisi 9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh militer Israel. Diketahui, 9 orang WNI tersebut tengah mengikuti misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina lewat Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.
Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), dan mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 dilaporkan telah ditangkap otoritas Israel.
Kedutaan Besar (Kedubes) Palestina untuk Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel terhadap para peserta Global Sumud Flotilla (GSF) yang tengah menjalani misi kemanusiaan ke Gaza.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkapkan lima warga negara Indonesia (WNI) ditangkap militer Israel di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur dari sembilan WNI yang ikut berlayar. Sementara empat lainnnya tetap melanjutkan pelayaran membawa bantuan menuju Gaza, Palestina.
Saat ini lima WNI dilaporkan ditangkap setelah dicegat oleh militer Israel.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam keras penangkapan ratusan aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla oleh tentara Israel, termasuk dua jurnalis Indonesia yang turut dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.
Indonesia bersama sembilan negara lainnya, yakni Turki, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Yordania, Libya, Maladewa, Pakistan, dan Spanyol, mengutuk tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.