Kumpulan Berita
Petugas masih melakukan pendataan dan penanganan di wilayah terdampak.
Perdana Menteri Nepal, Balendra Shah menyebut banjir dan tanah longsor yang melanda Nepal serta Tibet sebagai bencana alam yang "tak terbayangkan dan sangat menyayat hati".
Jumlah korban hilang bertambah secara signifikan.
Sebanyak 260 warga negara asing dari setidaknya 10 negara masih hilang.
Sebanyak 341 warga asing dan 62 warga Nepal masih dinyatakan hilang.
Banjir ini dipicu oleh gempa bumi yang menyebabkan longsor dan menyumbat sungai.
Sebanyak 1.572 titik longsor ditemukan di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Temuan tersebut dinilai turut memperburuk dampak banjir bandang yang melanda wilayah itu pada 25 November 2025.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan longsor di Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Selasa 7 Juli 2026 memutus akses 1.507 warga.