Kumpulan Berita
Dokter Tan Shot Yen kritisi tata kelola program MBG yang amburadul. Kasus keracunan siswa jadi sorotan. Dapur kotor disinyalir jadi sumber masalah. Pengawasan dan SOP perlu diperketat.
Program MBG juga dinilai sebagai kebijakan strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Menurutnya, program MBG tidak hanya meringankan beban ekonomi rumah tangga, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas belajar anak-anak.
Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyambut baik langkah Kementerian Pertahanan (Kemhan), yang menyalurkan 4,8 juta butir multivitamin ke sekitar 100 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Jakarta.
CORE menawarkan empat model alternatif dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai lebih aman,
Keberhasilan MBG akan menjadi contoh nyata bagaimana kebijakan publik bisa menyentuh kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat masa depan bangsa.
Ribuan siswa keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pakar UMY, Dr. Merita Arini, menganalisis penyebab keracunan massal, pentingnya pengawasan, sanitasi, dan peran masyarakat dalam program MBG. (179 karakter)
Kasus keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) meningkat, menjangkiti ribuan siswa. Penyebabnya bakteri, virus, dan zat kimia. Gejala meliputi mual, pusing, muntah. Pemerintah tetap melanjutkan program MBG dengan perbaikan.