Kumpulan Berita
Pemerintah mengalokasikan Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026, menargetkan 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat dan kualitas SDM.
RAPBN 2026 mengalokasikan Rp1.498,25 triliun untuk K/L. BGN memimpin dengan Rp268 triliun untuk program MBG. Pertahanan, Polri, PUPR, dan sektor pendidikan juga menerima anggaran besar, mencerminkan prioritas pemerintah.
Kemenkeu menyiapkan anggaran belanja K/L Rp1.498,3 triliun di RAPBN 2026, naik 17,5% (yoy) dari 2025. Anggaran fokus pada program prioritas pemerintah, termasuk bansos, KPBU, dan program Makan Bergizi Gratis. Pendapatan negara ditarget Rp3.147,7 triliun, belanja negara Rp3.786,5 triliun.
Presiden Prabowo Subianto bangga program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menciptakan 290 ribu lapangan kerja, melibatkan 1 juta petani, memperbaiki gizi 82 juta anak, dan meningkatkan kehadiran serta prestasi di sekolah.
Presiden Prabowo Subianto melaporkan per hari ini program makan bergizi gratis (MBG) telah menyasar 82 juta masyarakat seluruh Indonesia.
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengaku menerima laporan dari Badan Gizi Nasional (BGN) bahwa 20 juta anak sekolah hingga ibu menyusui telah menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp300 triliun pada tahun 2026.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution siap menyukseskan program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.