Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan pemangkasan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) jika serapan tidak optimal. Dana yang dipangkas akan dialihkan untuk membayar utang negara atau program lain yang lebih produktif. Serapan anggaran MBG baru mencapai 18,6% hingga 8 September 2025.
RMI-NU DKI Jakarta mendesak Kemendag menghentikan impor food tray dari China untuk program Makan Bergizi Gratis karena diduga mengandung babi sebagai pelumas. Temuan ini meresahkan karena mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.
Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menyoroti adanya 5.000 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang fiktif. Ia meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) turun tangan.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat 8.018 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di 38 provinsi. Peningkatan ini mendorong penyerapan anggaran BGN. Setiap SPPG berdiri menyerap Rp900 juta-Rp1 miliar per bulan.
BGN akan mengganti nampan atau ompreng untuk program makan bergizi gratis (MBG) jika terbukti mengandung minyak babi.
Kantor Kepresidenan buka suara soal ompreng MBG yang diimpor dari China diduga mengandung bahan berbahaya dan minyak babi.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diproyeksikan membutuhkan 6.000 ton beras, 9.000 ton daging dan sayur, 10.500 ton buah, 90 juta butir telur, dan 13,5 juta liter susu per hari untuk 82,9 juta penerima manfaat. Kerja sama lintas sektor diperlukan.
Anindya Bakrie mengatakan, program MBG merupakan inisiatif besar pemerintah dalam rangka mengatasi persoalan kekurangan gizi dan stunting.