Kumpulan Berita
Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Badan Gizi Nasional, Tigor Pangaribuan heran mengapa terjadi keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah.
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan cita-cita Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia terbebas dari stunting.
Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai tata kelola program Makan Bergizi (MBG) akan segera rampung.
Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan serapan anggaran program Makan Bergizi (MBG) telah mencapai Rp21,64 triliun hingga September 2025. Nilai tersebut setara 34 persen dari total anggaran yang dialokasikan.
Menkes Budi Gunadi Sadikin buka suara terkait kasus kematian siswi SMK Negeri 1 Cihampelas, Bandung Barat yang meninggal dengan gejala mirip keracunan.
Kepala BGN mengakui standar kesehatan dapur MBG belum memadai. KLB keracunan siswa marak terjadi. Sertifikasi SLHS dan HACCP dikejar untuk menjamin keamanan pangan program MBG.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menekankan perlunya perbaikan kinerja dan standar operasional di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menyusul adanya kasus keracunan massal Makan Bergizi Gratis (MBG).
BGN mengklaim sebanyak 198 SPPG atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)