Kumpulan Berita

Menaker


Hot Issue
17 December 2025

UMP 2026 Pakai Skema Baru, Ini Besaran Kenaikannya

PP Pengupahan tersebut juga mengatur bahwa gubernur wajib menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan dapat menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota

Hot Issue
16 December 2025

Bos Buruh Proyeksikan UMP Naik 4 Persen di 2026

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal memproyeksikan kenaikan upah minimum hanya sebesar 4 persen pada 2026.

Hot Issue
15 December 2025

UMP 2026 Segera Diumumkan, Menaker: Tinggal Tanda Tangan Presiden

Pemerintah memastikan kebijakan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 akan segera dirilis dalam waktu dekat. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menyatakan bahwa Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang UMP hanya tinggal menunggu penandatanganan Presiden.

Hot Issue
3 December 2025

Ini Formula Baru UMP 2026, Ada Daerah dengan Gaji Lebih Tinggi

Survei kebutuhan hidup layak (KHL) minimal di setiap provinsi, yang akan menjadi basis perhitungan Upah Minimum Regional/Provinsi (UMR/UMP)

Hot Issue
21 November 2025

Menaker Terima 884 Aduan Karyawan, Paling Banyak Masalah soal Upah 

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, membeberkan perkembangan terbaru pengaduan masyarakat melalui kanal Lapor Menaker sejak diluncurkan pada 12 November 2025.

Hot Issue
10 November 2025

Prabowo Bertemu Sekjen Konfederasi Buruh Internasional, Ini yang Dibahas

pertemuan tersebut menjadi ajang pertukaran pandangan mengenai situasi ketenagakerjaan, baik di Indonesia maupun di tingkat global.

Hot Issue
4 November 2025

UU Ketenagakerjaan Baru, Skema PHK dan Pengupahan Bakal Diubah 

Kementerian Ketenagakerjaan segera merevisi Undang-Undang Ketenagakerjaan. Hal ini dilakukan dengan menggelar konsultasi publik di bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja.

Hot Issue
2 November 2025

5 Fakta Magang Nasional Batch 2 Dibuka 

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengajak kembali kalangan dunia usaha segera bergabung dalam program pemagangan nasional lulusan perguruan tinggi Batch 2 yang menyiapkan kuota 80.000 peserta.