Kumpulan Berita
Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mencatat sebanyak 29 terdakwa kasus narkotika dituntut pidana mati sepanjang 2024 hingga September 2025.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap 1.719 kasus narkotika sepanjang 2025 dengan total 2.318 tersangka. Para tersangka terdiri dari pembuat, bandar, pengedar, hingga pemakai.
Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar peredaran narkotika pada periode bulan Agustus-September 2025.
Gedung BNN Kota Sambas ini kata dia merupakan simbol kehadiran negara dalam melayani masyarakat, sekaligus simbol perlawanan negara terhadap para bandar narkoba.
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, pihaknya telah mencium upaya penyelundupan sabu ini sejak akhir Juli 2025.
Saat diinterogasi tersangka mengakui bahwa barang haram itu miliknya dan hasil tes urine tersangka juga mengandung ampetamin atau positif.
Polda Metro Jaya berhasil membongkar peredaran narkotika 35 kilogram jenis sabu asal China. Polisi berhasil menangkap tiga pelaku.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan, penangkapan pengedar sabu itu terjadi di Mempawah, Kalimantan Barat.