Kumpulan Berita
IHSG ditutup menguat ke 7.885, menandakan peningkatan kepercayaan investor berkat fundamental ekonomi yang baik, langkah OJK dan BEI, serta situasi politik yang kondusif. Proyeksi IHSG berada di kisaran 7.800-8.100.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan investor untuk tetap bijak dalam mengambil keputusan investasi di tengah tekanan pasar.
IHSG terkoreksi tajam, namun BEI memastikan tidak akan memberlakukan trading halt. Fundamental pasar Indonesia tetap kuat, didukung penambahan bobot emiten dalam indeks global. Investor diimbau bijak dan tidak terpengaruh rumor.
Kenapa banyak bank tutup di 2025? Ini penyebabnya. Terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Disky Suryajaya.
Nilai transaksi karbon di IDXCarbon mencapai Rp78,37 miliar per 22 Agustus 2025. Pengguna jasa bursa karbon terus bertambah, termasuk pelaku pasar ritel. BEI menargetkan 149 pengguna jasa hingga akhir 2025.
Hingga Agustus 2025, 23 bank di Indonesia bangkrut, termasuk BPR Disky Suryajaya. OJK mencabut izin demi kesehatan industri perbankan, LPS menjamin simpanan nasabah. Tata kelola lemah dan persaingan ketat jadi penyebab.
Hingga Agustus 2025, 23 bank di Indonesia bangkrut, didominasi BPR. OJK mencabut izin usaha, LPS menjamin simpanan nasabah. Tata kelola buruk dan keterbatasan modal menjadi penyebab utama. Kepercayaan publik jadi kunci.
Bank bangkrut di Indonesia kembali bertambah dan kini totalnya menjadi 23 bank hingga Agustus 2025.